oleh

Pantau Latihan Atlet Via Online

RADARLAMPUNG.CO.ID – Terhentinya pemusatan pelatihan daerah (pelatda) untuk mengahadapi PON XX Papua membuat para atlet melakukan latihan mandiri di rumah masing-masing.

Pengurus Provinsi (Pengprov) Tarung Derajat pun menggunakan aplikasi percakapan seperti WhatsApp untuk memantau para atlet berlatih di rumah. Hal ini diungkapkan Sekretaris Pengprov Tarung Drajat Lampung Berry Salatar.

Berry menerangkan saat ini ada dua atlet tarung derajat yang dipastikan lolos ke PON. Keduanya yakni Chairul Naim di kelas 51,5 – 55 kilogram (kg) dan Elisa 62,1-66 kg.

Dengan latihan di rumah, kata Berry, tentu tak begitu maksimal untuk menghadapi PON. “Ya memang tidak pengaruh secara signifikan karena sudah kuatkan program. Memang biasanya kita intervensi ada kontak atlet dengan pelatih dengan pembatasan ini kita hanya pantau atlet melalui medsos,” terang Berry kepada Radar Lampung, Kamis (2/4).

Para atlet, kata Berry, diminta untuk mengirimkan video latihan mereka yang diberi jadwal setiap Senin hingga Jumat setiap pagi dan sore. “Jadi mereka kirim video lewat WA grup nanti pelatih kasih komentar,” ujar Berry.

Wakil Sekretaris Umum KONI Lampung ini mengungkapkan para atlet diminta melakukan latihan kelincahan hingga teknik pukulan. Untuk menunjang latihan, peralatan seperti alat fitnes dikirim ke rumah mereka.

Ia melanjutkan, para atlet diminta tak boleh melakukan latihan di luar, terutama di tempat banyak kerumuman. Pihaknya berharap PON bisa terselenggara sesuai rencana. (nca/sur)

Komentar

Rekomendasi