oleh

Bos Badak Lampung Masuk Bursa Kandidat Sekjen PSSI, Manajemen Bilang Begini

RADARLAMPUNG.CO.ID – Bos Badak Lampung Marco Gracia Paulo digadang-gadang masuk dalam kandidat Sekretaris Jendral Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI).

Beberapa pemberitaan media nasional menempatkan Marco sebagai salah satu kandidat yang layak menempati posisi yang ditinggalkan Ratu Tisha Destria tersebut. Saat ini PSSI disebut sedang menyiapkan penggantinya usai Ratu Tisha mundur, Senin (13/4).

Manajer Tim Badak Lampung FC Dany Aulia menjelaskan, nama Marco di tahun 2017, kata Dany sebelumnya pernah mencuat sebagai kandidat Sekjen PSSI. Marco sempat tertarik.

Menurutnya, Marco memang memiliki kriteria yang pas untuk menjadi sekjen. “Karena beliau selain bukan orang baru di PSSI, tapi mempunyai wawasan sepakbola modern serta banyak link di federasi negara lain maupun di FIFA,” jelasnya.

Tentunya, kata dia, manajemen mendukung apabila Marco dipilih menjadi sekjen. Ditanya soal mekanisme, ia belum tahu pemilihan Sekjen PSSI. Sebab itu merupakan hak prerogatif Ketum PSSI.

“Waktu terpilihnya Ratu Tisha sebagai sekjen itu rekrutmennya melalui proses terbuka. Boleh siapa saja yang mendaftar. Tapi untuk tahun ini belum tahu apakah terbuka atau tertutup dipilih langsung oleh ketum,” ungkapnya.

Pihaknya berharap siapapun calon Sekjen PSSI yang terpilih bisa membantu tugas ketum PSSI dalam menjalankan tugasnya dan memperbaiki mutu sepakbola Indonesia.

Marco sendiri telah malang melintang di dunia sepakbola Indonesia. Melansir Kumparan, di tahun 2011 ia menjabat Manajer Media PSSI, Marco kemudian mengisi posisi Direktur Status dan Transfer Pemain PSSI.

Setahun berselang, ia hengkang dari federasi. Marco lantas menjadi CEO Pelita Bandung Raya dari 2013-2015.
Dua tahun tak terdengar namanya, Marco kembali ke PSSI sebagai Direktur Status dan Transfer Pemain pada 2017. Ia berandil mengurus proses naturalisasi kilat Ezra Walian.

Jabatannya berganti pada 2018. Marco menghuni kursi Deputi Sekjen PSSI selama setahun sebelum hijrah ke PT Liga Indonesia Baru (LIB). Bersama operator, Marco ditempatkan sebagai Direktur Pengembangan Strategis dan Inovasi hingga 2019.

Terakhir, ia dipercaya menjadi CEO Badak Lampung FC sebelum pindah ke PSS Sleman. Terlepas dari pengalaman di berbagai jabatan, Marco memiliki sertifikat Sports Industry Essentials dari Columbia University. (nca/sur)

Komentar

Rekomendasi