Nyaman Banar

Tetap saja mengharukan. Biar pun salat Idul Fitri-nya di rumah sendiri. Kemarin. Kebetulan ada halaman kecil di depan studio gamelan. Di samping

LP3ES

Oleh : Dahlan Iskan Sudah lebih enam tahun saya puasa bicara BUMN di depan umum. Senin kemarin pecah telur. Minggu lalu saya

Satu Pilot

Yang ingin menyumbang paru terus bertambah. Sampai kemarin meningkat menjadi 30 orang. Demi nyawa seorang pilot Inggris itu. Yang bekerja di Vietnam

Kuda Gelap

Yang ingin cetak uang dituduh: akan mengajak penumpang gelap. Yang ingin cari utangan global pun dituduh: jadi kuda Troya modal asing. Cetak

Satu Nyawa

Wuhan ngamuk. Gegara ditemukan penderita baru di kota asal Covid-19 itu, seluruh penduduknya harus menjalani tes. Seluruhnya. Mulai hari ini. Sampai lusa.

Yoga Move On

Sayang, olahraga saya bukan yoga. Tapi saya salut pada yoga. Guru yoga adalah salah satu yang paling cepat move on –di tengah

Stand Up Nangis

Alhamdulillah ini tiga kali. Vent-I sudah lolos uji kementerian kesehatan. Fightcovid19.id sudah akan dipakai secara nasional. Hafidz yang mengusulkan sistem pool test

Suntik Lysol

Berhentilah wahai virus! Kian lama engkau beraksi kian banyak orang yang bicaranya ngalor-ngidul. Termasuk seorang presiden –misalnya Donald Trump. Sampai-sampai banyak sekali

Lima Harmal

Puncak kejayaan manusia –jangan dipersoalkan teori dari mana– adalah pada umur 28 sampai 33 tahun. Boleh mundur atau maju sedikit. Ahmad Alghozi

Milenial Nakal

Inilah milenial sejati –yang tidak memikirkan proyek Rp 4,6 triliun sama sekali: Ahmad Alghozi. Ia menciptakan aplikasi untuk diabdikan kepada negeri: tracking

Hidup Baru

Saya selalu ingat petuah ini –agar hubungan suami istri selalu harmonis. ”Jangan semua keputusan diambil oleh suami. Istri juga harus diberi wewenang

Teknologi Manajemen

Saya punya teman yang bekerja di Indonesia. Sebagai tenaga ahli. Kontraknya hanya sampai 30 April 2020. Sebelum berangkat ke Indonesia ia sudah

Tiba-Tiba Tiada

Tulisan saya hari ini tidak obyektif. Hati-hati membacanya. Banyak orang lain yang juga meninggal dunia kok yang ini saya tulis di DI’s

Menanti Sssstttt…

“Izin sudah keluar?“ tanya saya. Entah sudah yang ke berapa. Tidak hanya saya yang berharap nonstop: agar ventilator yang diciptakan di Masjid

Stop Mei

Agama pun terguncang. Islam, Kristen kurang lebih sama. Khususnya di kalangan ulama-ulamanya. Di kalangan Islam soal ahli sunah dan jabbariyah ramai disoal.

Payung Pawang

Akhirnya bukan Korea Selatan yang paling hebat. Pujian dunia lebih diberikan ke Taiwan. Tidak pernah ada rebutan masker di Taiwan. Sejak awal.

LD Ibu Kota

Pasti banyak orang sudah menerima kiriman humor ini: Sejak harus tinggal di rumah saja, alhamdulillah, istri ada peningkatan. Hari pertama bisa jualan

Santo Purnama

Pak, berita tentang Santo Purnama itu hoaks atau bukan? Banyak sekali pertanyaan seperti itu masuk ke DI’s Way. Kok hebat sekali putra

Wuhan Gembira

Apa yang berubah setelah lockdown dicabut di semua wilayah di Tiongkok –terakhir di Wuhan, kemarin yang terpenting adalah QR. Ada QR di

Covid Apalagi

Oleh: Dahlan Iskan Masih ada lagikah yang perlu Anda ketahui tentang Covid-19?  Rasanya tidak ada lagi. Anda sudah menjadi ahli Covid-19 sekarang

Kaya Semarang

Oleh: Dahlan Iskan Kuburan pun sepi. Padahal Sabtu kemarin adalah hari Cingbing. Pedagang bunga–yang biasanya panen raya–ikut gigit jari. Tapi mereka sudah

Ventilator Salman

Oleh: Dahlan Iskan DOSEN ITB ini tidak terkena Covid-19, tapi mengisolasi diri di Masjid Salman, ITB, Bandung.  Di situ, sang dosen merenung.

Pilihan Sulit

Oleh: Dahlan Iskan KALAU kita melihat angka-angka, Indonesia itu masih hebat. Alhamdulillah. Puji Tuhan. Amitohu. Rahayu. Teman saya di luar negeri terus

Papa Zhang

Oleh: Dahlan Iskan “Kantormu masih ada? Tidak hilang?” Itulah pertanyaan saya kepada teman baik saya di Beijing. Ia pemilik beberapa perusahaan. Kantornya

Dokter Tuhan

Oleh: Dahlan Iskan BANYAK presiden di dunia ini, tapi hanya satu yang seperti Donald Trump. Jair Bolsonaro. Bahkan Presiden Brasil itu lebih nge-Trump

Salah Siapa

AMERIKA terus menyalahkan Tiongkok. Terutama ketika Presiden Donald Trump terus disalah-salahkan rakyatnya. Kok lambat sekali dalam menangani Covid-19. Menlu AS Mike Pompeo

Lock Opo Tumon

MILAN dan Wuhan ternyata beda. Sama-sama di-lock down tapi tidak sama prakteknya. Itu baru diketahui setelah 300 dokter dari Tiongkok tiba di Milan,

Opo Tumon

Oleh: Dahlan Iskan BEGITU banyak yang bertanya ke Korea Selatan, bagaimana tanpa lock down jumlah penderita Covid-19 terus menurun di sana.Yang bertanya itu termasuk

Trump Chibi

radarlampung.co.id – Kini Presiden Donald Trump sendiri yang bilang: kenapa harus takut dengan virus Corona.  Yang mati kan hanya 22 orang –di

Game of Thrones

Oleh: Dahlan Iskan WARTAWAN selalu kesulitan menganalisis apa yang terjadi di pusat kekuasaan Tiongkok dan Rusia. Itu dulu. Ketika sistem komunisme masih

Celeng Politik

radarlampung.co.id – Celeng Indonesia ternyata ikut bermain di krisis politik Malaysia. Tapi pembelotan terbesar terjadi di Sarawak. Dua-duanya disebabkan oleh sikap DAP

Pemuda Sholeh

Oleh : Dahlan Iskan Kalau ada ‘kejuaraan terbanyak mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi’ saya mengusulkan nama ini. Mohammad Sholeh. Dulunya ia kuliah